Monday, November 26, 2012

Cheerful with Black



Girls, warna hitam memang memberi kesan gelap. Meski demikian, bila dipadukan dengan pakaian serta aksesori warna-warni, warna hitam bisa membuat gaya kita tetap ceria. Kita pun tetap bisa tampil dalam berbagai gaya.
Gaya Girlie
Paduan rok hitam dengan warna lembut, seperti atasan dan sepatu pink, ungu atau biru muda bisa memberi kesan girlie pada penampilan kita.
Gaya funky
Paduan rompi hitam dengan pakaian dan aksesori warna terang atau bermotif, seperti polkadot dan stripes, membuat gaya kita akan tampak funky .
Tips  Mix and Match busana berwarna hitam :


  • Agar tak dominan, cukup kenakan salah satu pakaian yang berwarna hitam.
  • Jika nuansa warna hitam sudah kuat, redamlah dengan sepatu dan aksesori warna-warni.
  • Hindari stocking warna hitam agar tak terkesan dewasa.





Segar dan Sehat dengan Yoghurt


Girls, kalau kita termasuk penyuka yoghurt, kita harus mencoba yoghurt dalam berbagai rasa. Apalagi kalau kita bisa mengambil yoghurt, toping, dan meraciknya sendiri ke dalam cup... Hmm... makin yummy!
Yoghurt adalah minuman nikmat yang terbuat dari hasil fermentasi susu. Selain rendah lemak dan gula, yoghurt mengandung bakteri baik yang sangat berguna bagi kesehatan pencernaan kita. Yoghurt juga dikenal kaya akan kalsium dan protein. Apalagi bila ditambah dengan toping buah yang kaya akan vitamin, makin lengkaplah manfaat yoghurt bagi kesehatan tubuh kita. 
Nah, salah satu kedai yang asyik untuk menikmati yoghurt adalah Smooch. Kedaifrozen yoghurt tampil semarak dengan dekorasi unik pada setiap sudut ruangannya.
Di Smooch ini terdapat berbagai paket frozen yoghurt. Kita bisa memilih paket yoghurt sesuai suasana hati yang tengah kita rasakan. Bahkan, kalau kita sedang diet, ada juga pilihannya, lho, yaitu Lean ‘n Green. Dan kalau kita sedang butuh semangat, kita bisa memilih The Energizer.
Smooch juga menyediakan berbagai rasa topping basah (fresh topping ) yang terdiri dari aneka potongan buah segar dan bahan lainnya, seperti stroberi, leci, kiwi, rambutan, nanas, anggur, kelengkeng, dan nata de coco. Sedangkan untuk toppingkeringnya antara lain adalah almond, moci, choco biscuit, meises dan choho candy.
Setelah kita meracik yoghurt sendiri ke dalam cup, kita serahkan kepada  pelayan untuk ditimbang. Jadi, kita bisa membeli sesuai jumlah uang yang kita bawa. Smooch terdapat di Jakarta, di Grand Indonesia Shopping Town West Mall Level 3A dan Pondok Indah Mall 1 Area 51 Lantai 2.

Warna-Warni Rasa Rainbow Cake



Warna-warni pelangi kini tak hanya indah di mata, tapi juga nikmat di lidah. Itulah kue pelangi yang kini sedang banyak digemari.
Resep rainbow cake (kue pelangi) berasal dari kreasi seorang mahasiswi Amerika bernama Kaitlin Flannery. Ia membuatrainbow cake untuk acara ulang tahun sahabatnya. Ternyata, kue buatannya itu mendapat banyak pujian. Lalu, ia pun membagi resepnya di blog internet miliknya. Rainbow cake lalu menjadi tren kuliner dan disukai di berbagai negara, termasuk Indonesia.
Salah satu toko kue di Jakarta yang punya menu andalan cake warna-warni adalah Michel’s Patisserie, di Central Park Mall, Jakarta Barat. Di toko kue ini, tersedia beberapa menu cake warna-warni yang bisa kita cicipi di tempat. Salah satunya adalah rainbow cake dengan bentuk original yang terdiri dari 6 lapis warna pelangi, yaitu merah, jingga, kuning, hijau, biru, dan ungu. Cake ini menjadi spesial karena diberi cream cheese ala Michel’s Patisserie.
Selain itu, ada juga cake dengan rasa buah manis. Kita bisa memilih cake red velvet yang berbahan buah bit. Jika kita juga ingin sensasi rasa segar dan dingin di mulut, kira bisa pilih cake blue velvet yang menggabungkan rasa mint dan bubble gum . Sensasi rasa lainnya adalah rasa asam dan segar jeruk yang ada pada cake orange nutella.
Untuk harga cukup terjangkau, kita bisa menikmati sepotong cake warna-warni di Michel’s Patisserie seharga Rp. 25.000,- Jika ingin memesan untuk diantar ke rumah (delivery order untuk Jakarta dan sekitarnya), kita harus memesan minimal satu loyang seharga Rp. 285.000,- Cake ini mampu bertahan selama dua jam tanpa pendingin.

“Surga" Bagi Penyuka Telur


Hampir semua makanan dan minuman di restoran ini berbahan dasar telur. Namun bagi yang kurang suka telur, bisa menemukan makanan berbahan telur yang cocok di lidah.
Tampilan restoran di Summarecon Mall Serpong ini berwarna oranye cerah. Di sana ada pernak-pernik telur yang lucu, ditambah quote yang memakai kata “telur” di dinding, memunculkan rasa penasaran untuk masuk ke dalamnya.
Kita akan menemukan sekitar 100 menu yang ditawarkan di restoran ini. Meski semua menu itu berbahan utama telur, setiap makanan dan minuman diolah dan disajikan dengan cara yang berbeda dari biasanya. Hmm…jadi bikin penasaran, ya!
Di restoran itu ada telur yang digoreng, direbus, dipanggang, dijadikan bahan campuran sup, bahkan campuran bahan minuman, lho! Nah, salah satu menu andalan di restoran ini adalah omelette. Omelette ini ada yang isinya macam-macam daging  (meat lover), ayam dengan keju (cheesy chicken), seafood (seaside seafood), dan sebagainya. Kita bahkan bisa memesan isi omelette sesuai selera kita sendiri.
Hmm…menu minuman dengan campuran telur juga perlu dicoba, lho! Misalnya, white yolk juice dengan rasa stroberi, cokelat dan pisang susu. Meski terbuat dari putih telur, minuman ini sama sekali nggak berbau amis dan rasanya mirip milkshake . 
Restoran ini juga menyediakan aneka macam mainan, seperti scrabble, yang boleh dimainkan pengunjung. Suasana yang nyaman dan mainan yang seru tentu menambah keasyikan tersendiri. Oh ya, restoran ini juga menyediakan tempat untuk perayaan pesta ulang tahun, lho.
Nah, karena bahan utama menu yang disajikan adalah telur, restoran ini memilih telur berkualitas dari peternakan ayam dengan bahan pakan organik. Selain lezat, gizinya terjaga.
Restoran Sunny Side Up buka mulai pukul 10.00 hingga 24.00 WIB. Harga makanan dan minumannya berkisar antara Rp.10.000 - Rp. 50.000.

Sunday, November 25, 2012

Ceritaku: Misteri Dibalik 08888888888 (Part 1)

Kata-kata Icha masih terngiang-ngiang di telingaku..."Kalau kamu nelpon ke 08888888888. lalu keluar pasti kamu ditembak oleh tentara Jepang"

Hiii ngeri! tapi, ini patut dicoba! O ya kita belum berkenalan, hai! namaku Kyoko aku ini keturunan Jepang, mamaku Rie dan ayahku Kousuke marga keluarga kami adalah Ogawa.


"AKU PULAANG!!!" teriakku begitu sampai di rumah.

"Selamat datang sayang, Mama sudah buatkan sup miso masih hangat tuh," sambut Mama hangat.
"Oke, Ma. tapi, Kyoko ganti baju dulu ya" ujarku sambil naik ke atas.
Setelah berganti baju aku pun turun ke bawah dan memakan makan siangku yaitu sup miso, setelah selesai aku mencuci piring dan menelpon 08888888888.. 

TREK....

Aku mendengar ada suara gagang telepon diangkat. aku pun mulai berbicara... 

"Halo tuan/nyonya, ini saya dari penawaran asuransi, apakah anda mau membeli ansuransi saya?" Wahahaha itu memang terdengar lucu. Tetapi tawaku tidak bertahan lama ada beberapa pertanyaan merayapi diriku.

bagaimana kalau perkataan Icha benar? bagaimana kalau tentara Jepang itu datang kerumahku? bagaimana kalau aku ditembak oleh tentara jepang itu?

Aku mulai ketakutan. suara Mama mencairkan ketakutanku "Kyoko, tolong bantu Mama belanja! Nanti akan Mama kasih uang jajan tambahan deh" rayu Mama.


"I...iya baiklah" kataku gemetaran.


Aku pun membuka pintu rumahku, saat memakai sandal tiba-tiba aku dihadang oleh seseorang pria bertubuh kekar, dia mengucapkan beberapa kata. Tetapi sayang aku tidak mengerti apa yang dia katakan, dia mengambil sesuatu dari sakunya. Ow aku tidak suka ini! Dia memegang  pistol dan mengarahkannya kepadaku. sebelum sempat berteriak. Tiba-tiba...

DOOORRR!!!!

-Bersambung-







Langkah-langkah Mengambil Keputusan



Setiap saat, kita selalu dihadapkan pada kebingungan mengambil keputusan untuk memilih.  Misalnya, di rumah saat bangun tidur kita bingung, makan dulu atau mandi dulu. Di sekolah, kita juga bingung, ikut ajakan teman atau tidak. Nah, berikut ini panduan untuk membantu mengambil keputusan.
Melihat
Kita perlu melihat secara jelas apa sebenarnya masalah yang kita hadapi, dan apa saja pilihan jalan keluar yang ada.  Dengan demikian, kita tidak akan salah mengambil keputusan. 
Jika kita ingin membeli sebuah barang, misalnya, sebelum diputuskan membeli kita lihat dulu berbagai pilihan barang yang ada. Kita lihat dulu barang-barang yang sejenis dari berbagai merek dan harga. Sebelum memutuskan, kita juga perlu bertanya kepada orang yang ahli atau orang yang sudah memiliki barang tersebut untuk bahan pertimbangan kita.
Jika kita ingin menyelesaikan masalah, kita juga perlu melihat dan mencermati penyebab masalahnya dan beberapa pilihan jalan keluarnya. Satu masalah bisa memiliki beberapa jalan keluar. Dan setiap jalan keluar tentu memiliki resiko. Jadi, sebaiknya kita pilih jalan keluar yang bijak, yang tidak merugikan diri sendiri dan orang lain, juga yang resikonya sedikit dan bisa kita atasi.
Menimbang
Setelah kita melihat dengan cermat, ditambah informasi yang cukup dari ahli atau orang berpengalaman, mulailah kita membuat pertimbangan. Menimbang bisa dilakukan dengan menentukan beberapa syarat atau pertanyaan dalam setiap pilihan.
Jika berhubungan dengan pembelian barang, misalnya, kita bisa membuat pertanyaan seperti ini untuk bahan pertimbangan, mana yang lebih kita butuhkan, fungsinya atau bentuknya? Apakah harganya sesuai dengan isi kantong kita?
Jika hendak mengambil keputusan atas suatu masalah, kita juga bisa membuat pertanyaan seperti ini, manakah yang paling baik untuk semua orang? Apa akibat atau resiko dari jalan keluar A, B, atau C? Bagaimana cara mengatasi jika resiko itu muncul?
Sebagai bahan pertimbangan, kita juga bisa meminta pendapat orang lain atas keputusan yang akan kita ambil.
Memutuskan
Nah, setelah kita melihat atau mencermati akar masalah yang kita hadapi, lalu kita juga sudah mempertimbangkan pilihan jalan keluarnya, tentu kita pun jadi lebih mantap dalam membuat keputusan. Meskipun tadi kita juga telah meminta pendapat orang lain, tetap saja kita harus berani memutuskannya sendiri. Nah, dalam mengambil keputusan, kita harus yakin serta berani menjalankannya, termasuk berani menghadapi resikonya. 
Bila setelah menjalan keputusan tersebut ternyata hasilnya ada yang nggak beres, tidak sesuai harapan, tak perlu berkecil hati atau meratapi masa lalu. Setidaknya, kita sudah belajar dan berani ambil keputusan. Kita tinggal melihat lagi, apa yang salah dengan keputusan tersebut. Selanjutnya, kesalahan itu tidak kita ulangi lagi. Percayalah, makin banyak pengalaman mengambil keputusan, makin dewasalah kita. Jadi…maju terus!

Pintar Mengelola Uang Lebaran



"Sepuluh ribu... dua puluh ribu.... lima puluh ribu.... " Liana sibuk menghitung uang yang diterimanya dari kakek, Om John, Tante Tina, serta para kerabatnya yang lebih tua dan sudah bekerja, ketika bersilaturahmi dengan mereka saat Lebaran tiba. Liana menerawang, membayangkan apa saja yang akan dibelinya dengan uang tersebut. Dibelikan boneka? Koleksi bonekanya sudah banyak. Baju? Kemarin baru saja beli baju Lebaran. Hmm... jadi untuk apa lagi, ya?
Memang, saat Lebaran tiba, biasanya papa, mama, atau kerabat-kerabat dekat akan membagi-bagikan uang Lebaran kepada anak-anak. Jumlah uang yang  kita dapatkan saat itu memang tidak bisa kita perkirakan, karena tergantung dari si pemberi. Yang jelas, lumayan untuk menambah uang saku kita! Selain itu, bisa untuk membeli barang yang kita idam-idamkan selama ini tanpa harus meminta uang dari mama dan papa. 
Meskipun sah-sah  saja membelanjakan uang yang kita peroleh itu untuk membeli apa saja yang kita sukai, akan lebih baik lagi kalau kita mengatur penggunaannya untuk hal-hal yang lebih bermanfaat. Tidak ada salahnya kita belajar mengelola uang yang kita miliki sejak dini, sehingga kita akan terbiasa hidup hemat dan cermat. Lebih bijak lagi bila kita bisa menyisihkan uang yang kita peroleh itu untuk membantu sesama yang masih kekurangan.
Atau tentu saja, kita bisa gunakan prinsip utama dalam mengelola uang, yaitu menabungnya. Supaya lebih cerdik lagi, bila bank sudah buka setelah Lebaran, kita bisa meminta bantuan mama dan papa untuk membuka rekening khusus di bank supaya uang itu tetap terjaga. Kelak, rekening itu bisa kita gunakan untuk menyimpan 'uang-uang hadiah' lainnya, misalnya uang yang kita dapatkan saat berulang tahun. Bila rekening itu khusus untuk menyimpan uang seperti itu, besar kemungkinan kita 'lupa' akan adanya rekening itu sehingga uangnya tetap utuh dan tidak diambil setiap saat.