Friday, January 17, 2014

Kagamine Rin - Kokoro Indonesian Lyrics


                                                     
Kodoku na kagakusha ni tsukurareta robotto
dekibae o iu nara “kiseki”
Seorang ilmuwan yang kesepian membuat robot
Hasilnya disebut sebagai "keajaiban" 

Dakedo mada tarinai hitotsu dake dekinai
Sore wa “kokoro” to iu puroguramu
Tapi itu belum cukup, ada satu hal yang tidak bisa dia buat
Hal itu adalah program yang bernama "hati"

Ikuhyaku toshi ga sugi
Hitori de nokosareta
kiseki no robotto wa negau
Ratusan tahun berlalu 
ditinggal sendirian
Robot itu pun membuat sebuah permintaan

"Shiritai ano hito ga
inochi no owari made
watashi ni tsukutteta
“kokoro”
Aku ingin tahu
kenapa sampai akhir hidupnya 
dia membuat sebuah "hati"
untukku...

Ima ugoki hajimeta kasoku suru kiseki
Nazeka namida ga tomaranai…
Naze watashi furueru? kasoku suru kodou
Kore ga watashi no nozonda “kokoro”?
Sekarang keajaiban telah dimulai
kenapa? air mataku tidak bisa berhenti?
Kenapa aku bergetar? detak jantung semakin cepat
Apakah ini hati yang aku inginkan?

Fushigi kokoro kokoro fushigi
Watashi wa shitta yorokobu koto o
Fushigi kokoro kokoro fushigi
Watashi wa shitta kanashii koto o
Fushigi kokoro kokoro mugen
nande fukaku setsunai....
Misterius hatiku, hatiku misterius
sekarang aku dapat mengerti apa itu kebahagiaan
Misterius hatiku, hatiku misterius
sekarang aku dapat mengerti apa itu kesedihan
Misterius hatiku, hatiku tak terbatas
Betapa dalam dan menyentuhnya...

Ima kidzuki hajimeta umareta riyuu o
Kitto hitori wa sabishii
Sou, ano hi, ano toki
Subete no kioku ni yadoru "kokoro" ga afuredasu
Sekarang aku menyadari alasan aku lahir
tinggal sendirian pasti sangat menyakitkan 
Ya, pada saat itu, pada waktu itu
Semua kenangan yang berada di hati meluap

Ima ieru hontou no kotoba
Sasageru anata ni
Sekarang aku bisa mendedikasikan kata-kata yang sesungguhnya
Aku mendedikasikannya untukmu

Arigatou, arigatou…
Kono yo ni watashi o unde kurete
Arigatou, arigatou… 
Isshoni sugoseta hibi o
Arigatou, arigatou… 
Anata ga watashi ni kureta subete
Arigatou, arigatou… 
Eien ni utau...
Terima kasih, terima kasih...
Karena telah membawaku ke dunia ini
Terima kasih, terima kasih...
Untuk hari-hari yang kau lewatkan denganku
Terima kasih, terima kasih...
Untuk semua yang kau berikan kepadaku
Terima kasih, terima kasih...
Aku akan bernyanyi selamanya

Wednesday, January 9, 2013

Wise Word (part 1)

Hai teman-teman, aku sekarang lagi hobi ngumpulin wise word alias kata mutiara di Talking Angela, kita lihat-lihat yuk!

The only thing scary about a
scary thing is the scariness of it.

Money may not bring you happiness 
but at least you'll be miserable in comfort.

Your heart is a muscle, so
exercise it by loving more.

Eat your greens today, because
tomorrow they may turn brown or grey.

Everyone has a creative gift
so,use it or lose it.

The old way is not always best way,
try something new today. 


You can make magic happen
but only if you try!

Try something new today. Even if you
fail, it's far better then dying of boredom.

Yah... itulah sebagian wise word yang aku dapat, semoga bermanfaat ya, tunggu wise word (part 2) ya!

salam manis
-Rania.A.R-

Sunday, January 6, 2013

Agar Tak Takut Lagi


Sin, tahu nggak? Sepulang dari nonton bareng film horor kemarin, aku jadi ketakutan sendiri, lho. Sampai-sampai, tadi malam aku minta ditemenin mama waktu mau ke kamar mandi," cerita Lira kepada Sindya, sahabatnya.
Girls, kamu juga pernah mengalami rasa takut? Perasaan takut itu sebenarnya wajar, kok, sama halnya dengan emosi lainnya, seperti marah, senang, atau sedih. Rasa takut merupakan keadaan alami yang bisa membantu kita melindungi diri manakala ada bahaya, sekaligus untuk berjaga-jaga atau waspada ketika kita menghadapi pengalaman baru. Banyak hal yang bisa membuat kita takut. Dari binatang berbahaya, orang yang nggak dikenal, sampai pada suasana yang gelap.
Nah, saat ini banyak sekali film dan cerita horor yang beredar, yang bisa  membuat kita yang dulunya pemberani menjadi takut. Kita jadi takut pada hal-hal yang nggak masuk akal.
Lantas, mengapa, ya, cerita dan film horor itu sangat digandrungi? Hmm... itu karena cerita dan adegannya sering membuat kita penasaran, meski sebetulnya kita takut. Sebagai manusia, kita memang kerap penasaran terhadap dunia lain.     
Meski rasa takut itu wajar dan bahkan bisa membuat kita jadi selalu waspada, sebaiknya tidak sampai berlebihan. Bayangkan, bagaimana jadinya diri kita bila sedikit-sedikit takut. Lampu mati, takut. Ada suara kresek, takut. Tidur sendiri, takut. Kalau sudah begitu, bukan hanya diri sendiri yang susah. Orang lain juga ikut susah!
Agar kita nggak lagi menjadi penakut akibat cerita maupun film horor yang kita baca atau tonton, coba, deh, lakukan langkah-langkah sederhana ini:
  • Yakinlah bahwa sebagai manusia yang beriman kepada Tuhan, kita semestinya nggak perlu takut pada segala macam hantu atau makhluk halus seram lainnya. Merekalah yang seharusnya takut pada manusia yang beriman.
  • Ketahuilah bahwa film dan cerita horor itu sangat tidak masuk akal dan hanya dibuat-buat. Dengan memiliki keyakinan seperti itu, kita jadi lebih kritis dan menggunakan akal sehat dalam menyikapi tontonan dan cerita horor. Dengan begitu, kita jadi nggak mengedepankan emosi takut lagi. Bahkan, saat nonton film horor, kita malah bisa tersenyum geli saat melihat penonton yang lain ketakutan.
Kalau kita sulit mengendalikan rasa takut, ya, sebaiknya nggak usah menonton atau mendengarkan cerita horor. Ini adalah bentuk penyelamatan diri yang paling baik. Dengan tidak memberi perhatian pada cerita dan film horor, berarti kita tidak membiarkan tumbuhnya rasa takut dalam diri kita sendiri.

Sumber: girls.kidnesia.com

Diperlakukan Tidak Adil


Pernah merasa kalau mama sepertinya selalu membela kakak atau sebaliknya?
Girls, setiap masalah harus kita hadapi dengan hati dan kepala yang dingin. Sebaiknya kita mencari tahu dulu alasan dari setiap kejadian.
Cobalah dekati mama di kala santai. Sampaikan bahwa selama ini kita juga ingin diperhatikan lebih oleh mama. Tanyakan juga, kenapa sepertinya mama lebih memanjakan dan membela kakak.
Tapi, berjanjilah bahwa kita tidak akan marah atau emosi. Dengarkan alasan mama. Mungkin selama ini mama melihat kita lebih kuat dan sehat daripada kakak, sehingga mama lebih yakin kepada kita. Barangkali juga kita lebih terampil dan teliti, sehingga mama lebih percaya kepada kita untuk merapikan tempat-tempat yang berantakan di rumah.
Dengan membiarkan mama mendengar ungkapan hati, kita memberi kesempatan mama untuk memperbaiki dirinya. Selain itu, dengan mendengarkan pendapat mama, kita juga akan menjadi lebih sabar dan berpikiran terbuka.

Sumber: girls.kidnesia.com





Monday, December 31, 2012

ESQ is The Best Ever!


Hello friends! Kalian pernah denger gak yang namanya ESQ? Kalau belum, aku jelasin ya ;)

Jadi, ESQ (Emotional Spiritual Quotient) adalah tempat kita belajar tentang spiritual, kita juga belajar tentang buat apa kita hidup selama ini? Apa tujuan dalam hidup kita? ESQ akan menjawab semuanya...

ESQ Logo

Pertama-tama kita melakukan "Senyum Simetris", yaitu tarik bibir 2 senti ke kanan dan 2 senti ke kiri seperti ini nih :). Lalu, kita juga harus melakukan "Salam Semut". So, kita harus menjabat tangan sahabat baru kita dan peluk sahabat kita sambil berbisik "Ampuni dia, Ya Allah,". Kalo yang peluk khusus untuk sahabat sesama cewek atau sesama cowok. Setelah itu otomatis kita akan menjadi sahabat sejati iya 'kan?
Eits, ESQ juga punya yel-yel, kalau enggak ada yel-yel nanti pada lemes semua lagi, ini dia yel-yelnya:
Satria ESQ!
Go! Go! Go!
Satria ESQ!
Win! Win! Win!
Satria ESQ!
Fight! Fight! Fight!
Satria ESQ!
165!
ESQ! Yes! (3 x)
Angkatan 105!
Luar Biasa! 

Hehehe, kalian tahu enggak kenapa ada Angkatan 105? Karena pas aku ikut itu sudah training ESQ Teens yang ke 105, waw.. hebat ya! Ada juga yang namanya ESQ Model seperti ini nih rupanya:



ESQ Model



Kalian lihat enggak yang paling tengah? Yang itu tuh warna putih terus ada tulisan GOD SPOT, itu adalah Sukma atau Suara Hati dan Emosi. Coba kalian nonton drama yang sedih. Pasti kalian nangis kan? Berarti kalian sedang menggunakan suara hati. Tapi, kalau kita menonton drama sedih, dan kamu tidak menangis, berarti suara hati kamu sedang tertutupi oleh belenggu (yang ada disekeliling warna putih itu lho) kalau mau menghilangkannya ikutilah training ESQ, pasti kamu merasa lebih baik setelah mengikutinya (maaf karena tidak bisa menjelaskan lebih banyak karena aku lagi capek banget!)

Kamu pernah galau karena ditinggal pacar? Kamu enggak hepi? Training ESQ-lah solusinya ESQ bisa membuat hari-hari kita bahagia dan gak galau. Tapi aku punya bocoran nih, solusinya bahagia itu adalah, kita harus mendekatkan diri kepada Allah, karena sesungguhnya Dia-lah yang memberikan kebahagiaan.

Berkat ESQ kini aku sudah sadar apa tujuan hidupku, untuk apa aku hidup di dunia ini. Berkat ESQ aku punya teman baru yang lebih baik dari pada teman-temanku di sekolah mereka adalah: Citra.P, Kak Syidha, Kak Hanna, Kak Citra (yang satu ini Citra yang beda lho!) dan Kak Yasmin. Yang aku panggil "Kak" itu adalah yang rata-rata sudah duduk di bangku SMP atau SMA, ya jelaslah! Aku ikut training ESQ for Teens. Thank's ESQ! ESQ is the best ever!

Bagi teman-teman yang mau ikut silahkan saja, tempatnya di MENARA 165 di Jalan TB Simatupang Jakarta Selatan, dari jam 07.00 sampai jam 17.00, kalau yang masih SD aku saranin untuk ikut yang ESQ for Kids, ESQ untuk orang tua juga ada lho! 



Saturday, December 22, 2012

Dag, Dig, Dug... Ambil Raport


Hari ini, perasaanku tidak tenang terus. Kalian mau tahu kenapa? Ya, betul, besok aku akan mengambil raport. Aku takut kalau aku mendapat ranking 4, biasanya 'kan aku selalu dapat ranking 2 atau 3.

Saat aku melamun, tiba-tiba ada yang memegang pundakku, "Waaa!" jeritku kaget. Aku pun menoleh. Oh, ternyata Mama!
"Mama ngapain sih? Aku 'kan lagi takut, malah dikagetin" omelku.
"Takut apa? Jangan-jangan, takut raport-mu dapat ranking 4 ya?" tebak Mama.

Gubraaaak!
Wah, tebakannya tepat. Enggak meleset sama sekali, "Kok Mama tahu?"
"Tahu dong! Mama gitu looh," ujar Mama sambil tertawa kecil. Lalu, beliau duduk di sampingku. "Mestinya kamu gak perlu takut. Memangnya kenapa kamu bisa berpikir seperti itu?" tanya Mama.
"Habis,tadi di sekolah Keyla, Riska dan Riri dipanggil ke ruang guru. Aku kira mereka bakal dimintain foto 3 kali 4, untuk ditempelin di piagam nanti," ceritaku.
"Lho? Bukannya, foto itu diminta buat piagam kenaikan kelas?"
"Oh iya! Aku lupa, hehehe..." aku cengengesan."Tapi, kalau aku benar-benar dapat ranking 4 gimana dong, Mama nanti bakalan marah gak?"

Mama menghela nafas. Lalu berkata, "Kamu sudah shalat, berwudhu, berdo'a, belajar dengan sungguh-sungguh belum?"
Aku mencoba mengingat-ingat "Kayaknya sih, lumayan," ucapku. "Oya, Mama nanti bakalan marah gak, kalo aku dapat ranking 4?"
"Berarti hasilnya juga lumayan dong. Tapi, Mama gak bakalan marah kok, kamu dapat ranking 4 kek, 5 kek, terakhir pun juga gak bakalan Mama marahin, tenang aja, itu 'kan terserah Felicia sendiri," Mama mengelus-elus kepalaku.
"Betul nih?" aku memastikan.
"Betul kok. Suwer, gak marah kok" Mama meyakinkan.
"Ya sudah deh, aku mau tidur dulu ya, ngantuk nih. Good night Mom," aku menguap.
"Good night Dear," ujar Mama lembut.

***
Keesokan paginya...

"Felicia! Cepat makan nasi gorengmu, sebentar lagi kita mau berangkat!" seru Mama.
"Sebentar Ma! tinggal satu sendok lagi," sahutku sambil menyuapkan nasi goreng ke mulutku.
"Ma! Felicia! Sudah selesai belum siap-siapnya?" tanya papa setengah berteriak. Maklumlah Papa sedang ada di garasi.
"Belum! Sebentar lagi!" ucapku dan Mama hampir berbarengan.

Beberapa menit kemudian, akhirnya Aku, Mama dan Papa, pergi ke sekolah untuk mengambil raport. Mama pun memasuki ruangan kelas 5, aku ikut-ikutan Mama masuk ke dalam kelas.
"Pak Rizky-nya mana Fel?" tanya Mama sambil celingak-celingukan.
"Itu, yang lagi nulis-nulis itu lho ma!" tunjukku.
"Oooh, kamu mau ikut Mama atau nunggu di luar?" tanya Mama lagi.
"Ikut Mama saja deh," jawabku.

Mama pun duduk di bangku yang telah disediakan untuk orang tua murid.
"Selamat Pagi Pak, ini dengan Mamanya Felicia," Mama memulai pembicaraan sedangkan aku menyalami Pak Rizky.
"Selamat pagi Bu, dengan Felicia ya..." Pak Rizky pun mencari-cari raportku. Setelah ketemu, Pak Rizky pun membuka lembar-lembar halaman raportku. "Selamat ya Felicia, kamu dapat ranking 2," ujar Pak Rizky. Aku tersenyum lebar mendengarnya.

"Ehm.. Jadi, Felicia anaknya rajin atau tidak," tanya Mama. Memang, kebiasaan Mama begitu, menanyai guru tentang sikap-sikapku selama belajar di kelas.
"Yaa... baik kok, dia anak yang bertanggung jawab, kalau ada tugas langsung mengerjakan, kalau sudah selesai, pasti main-main gitu lah," jawab Pak Rizky "Kadang-kadang saya juga mengawasi anak-anak dari jendela, Felicia termasuk anak pendiam dan jarang ngobrol," lanjutnya.
"Oh, begitu, ya sudah terima kasih atas perhatiannya ya, Pak" Mama dan aku pun bangkit dari tempat duduk dan langsung ke keluar kelas.

"Yey! Dapat ranking 2!" seruku senang.
"Tuh 'kan. Kamu sih udah ketakutan sendiri," Mama mencubitku pelan.
"Hehehe, habis kalau aku ranking 4 apa kata dunia?" kataku sedikit bercanda.
"Bisa saja kamu," Mama pun tertawa kecil.